Biarkanlah Mereka Berkreativitas

Pernahkah kita dihadapkan pada posisi dimana karyawan kita susah di motivasi atau ditingkatkan lagi kinerjanya?, saya sering menjumpai hal ini .. 

Kita sebagai atasan atau yang mempunyai usaha, sering dihinggapi rasa “serba tahu” dan semua orang harus mengikuti apa yang kita kehendaki ..coba kita simak cerita dibawah ini, mungkin bisa menjadi pelajaran ...
Disuatu training Kepemimpinan yang diadakan oleh satu perusahaan multinasional, ada team peserta dari salah satu negara yang selalu mendapat posisi nomor tujuh dari enam team peserta ... jangan tersenyum dulu ... ini artinya team ini betul-betul bermotivasi sangat rendah dan jauh dibawah rata-rata team lainnya. 

Semua kegiatan yang dilakukan mereka selalu hasilnya sama alias “idem” ... seakan cuma copy-paste saja ... sampai suatu saat terjadilah perubahan yang sangat drastis.

Ada satu sesi yang mengharuskan setiap team membuat film pendek dengan waktu pembuatan dibatasi hanya 90 menit dan kebetulan sekali saat sesi itu dimulai, pemimpin team peserta terbawah tersebut dipanggil karena sesuatu urusan sehingga tidak terlibat sama sekali dalam pembuatan film tersebut.

Film yang dihasilkan oleh team kelas “kambing” ini tenyata malah menjadi contoh dan merubah kinerja team secara keseluruhan ... Thema filmnya sangat sederhana ... mengemukakan “Cara kerja lama” dan “Cara kerja baru yang kami kehendaki” dengan mengambil setting tempat shooting di Toilet ... ya betul di Toilet. 

Cerita dari “Cara kerja lama” dimulai dari seorang yang sangat ingin buang air kecil, sampai di toilet ternyata pintunya terkunci dan untuk membuka kuncinya harus mengisi formulir yang njelimet, lalu formulir ini dikirim ke supervisor toilet untuk diteliti dan baru disetujui, kunci diberikan setelah orang yang mau berhajat tadi sudah tampak kepayahan menahan sakit setempat .... nah itu dulu ... lalu ditampilkan “Cara kerja yang kami kehendaki”, awal cerita nya sama, ada seorang yang ingin buang air kecil dan begitu sampai di toilet sudah ada yang membukakan pintu, lalu didalam ruangan juga ada yang menyediakan tissue segala sampai akhirnya ada yang bersiap membantu merapikan resleiting nya segala .. menggelikan tetapi sangat mengena.

Begitu pemimpin team ini setelah kembali dan melihat hasil yang dibuat anak buahnya, ia menyadari “kesalahan” nya yang terlalu prosedural dan ketat ... padahal prosedur bisa dibuat sederhana dan menyenangkan bagi pelaksana ... akhir cerita team ini menjadi team terbaik dari pelatihan tersebut.

Kelihatannya sederhana, tetapi sering terjadi ditempat kita hal-hal seperti tersebut diatas .. coba ijinkan team kita berkreasi, karena mereka yang tahu lapangan, kita hanya mengawasi dan memberi arahan karena kita yang punya wewenang ...  

[ide cerita dari “1001 ways to take initiative at work”]

 

Harmanto H.


Other articles