Kisah di Balik Hot Dog

Kisah di Balik Hot Dog

Salam hangat,

Kali ini saya akan menulis hal yang berbau teknis, meski pada akhirnya realisasinya harus mengombinasikan pekerjaan teknis dengan imajinasi.

Ide masihlah menjadi satu modal utama, melebihi dari sekedar duit gede, untuk membangun sebuah bisnis sukses. Ide adalah taktik, ide adalah kreativitas, ide lebih banyak muncul di dalam kejernihan pikiran. Coba letakkan smartphone Anda dalam waktu-waktu kosong, dan arahkan imajinasi Anda untuk mencari kemungkinan baru dari produk dan layanan yang telah kita miliki. Atau dari layanan dan produk sukses di sekitar kita, atau bahkan masalah yang dihadapi oleh banyak orang dapat menjadi sumber inspirasi bisnis yang luar biasa.

Ketika Anda duduk ditemani secangkir kopi dengan tatapan mata kosong bak pelayan restoran, atau ketika segarnya air shower kamar mandi tengah Anda rasakan, layangkan pikirian untuk terbang bebas menemukan kemungkinan-kemungkinan baru, dan memperoleh ide hebat untuk membuat bisnis Anda.

Lantas bagaimana mengarahkan imajinasi produktif ? Mari kita coba dengan ceklis pertanyaan yang bisa di singkat dengan satu kata yakni SKAMPER yang terdiri dari Substitusi, Kombinasi, Adaptasi, Modifikasi atau Memperbesar, Pengguna lain, Eliminasi, Reverse atau Mengatur ulang.

Konon ide pertanyaan-pertanyaan ini pada awalnya diusulkan oleh Alex Osborn, seorang guru pelopor kreativitas. Bisa diterapkan di semua lini dalam bisnis kita, entah produk, layanan, cara pemasaran, cara produksi, dan lain sebagainya.

Substitusi

Kali ini kita coba satu cara menggali ide dengan sebuah pertanyaan Substitusi, jadi apa saja yang bisa disubstitusi atau digantikan dari apa yang ada dalam bisnis kita, atau produk dan layanan yang telah ada di masyarakat ?

Substitusi modal pernah dilakukan Ray Kroc yang ingin membeli dan membesarkan kedai Mc Donald dari sang pemilik lama. Dengan menggalang dana 2.7 juta dollar dari investor John Bristol, Ray Kroc berhasil membeli Mc Donald dari Dick dan Maurice Mc Donald. Dan substitusi modal berikutnya dilakukan Ray Kroc dengan go public tahun 1963. Begitulah contoh cara mencari modal yang seharusnya dikeluarkan pribadi sang pengusaha, disubstitusikan ke pihak lain yang jauh lebih memiliki dana.

Dalam dunia plastik yang saya jalankan, pertanyaan untuk melakukan substitusi terhadap produk-produk yang masih diimpor dari negara lain, substitusi bahan dari kayu atau karet yang semakin susah dicari, mahal dan secara teknis susah diproduksi, telah menghasilkan peluang yang terus berkembang.

Substitusi seringkali adalah proses trial and error, bahkan suatu ketika laboratorium R & D kami dengan semangat menyatakan bahwa sebuah material yang jauh lebih ekonomis dapat digunakan untuk menggantikan bahan lain yang lebih mahal, ternyata setelah bahan baku dicoba digunakan di pelanggan kami, kualitasnya dibawah standar. Dan kami masih bersyukur, kualitas tetap memenuhi standar dengan sedikit substitusi menggunakan material ekonomis ini di dalam produk kami, nilai ekonomisnya tetaplah menambah keuntungan.

Ketika membangun tim pemasaran sendiri tidak akan dengan cepat meningkatkan penjualan, maka saya mengubahnya dengan tidak merekrut sales saja, tetapi mencari perusahaan agen penjualan yang punya kemampuan pemasaran yang mumpuni. Dan ternyata cara ini cukup berhasil.

Coba kita tanyakan lagi, apa yang bisa disubtitusi? Apakah orangnya, proses atau caranya, bahannya, aturannya, sumbernya, tempatnya, dan lain sebagainya.

Seperti yang pernah dilakukan oleh seorang penjual roti ketika melihat pedagang sosis panas yang kesusahan menemukan pembungkus yang pas untuk pembeli sosisnya. Roti itu berhasil menggantikan piring dan sarung tangan untuk memakan sosis panas. Kombinasi baru yang diusulkan penjual roti kepada penjual sosis, jadilah sosis panas yang diselipkan diantara roti besar, atau sering di sebut hot dog.

Atau bahkan substitusi modal, seperti yang pernah dilakukan Ray Kroc ketika memulai Mc Donald, dan Howard Scultz dengan StarBuck-nya. Ataupun substitusi dunia digital yang sudah menggantikan media cetak dan televisi.

Seringkali substitusi ini mampu menyelesaikan masalah yang rumit atau terlihat butuh biaya besar. Ketika perusahaan lain memilih membangun gudang besar dan tim logistik yang hebat dengan investasi tinggi untuk gudang bahan baku, perusahaan kami memilih bekerjasama dengan perusahaan importir dan logistik dengan biaya yang sangat ekonomis, bahkan mampu memberi dukungan finansial dengan tempo pembayaran yang longgar.

Kalau Anda masih banyak menghadapi tantangan-tantangan dalam bisnis… cobalah mencari ide substitusi ketika duduk ditemani secangkir kopi dengan tatapan mata kosong bak pelayan restoran, atau ketika segarnya air shower kamar mandi tengah Anda rasakan…. seperti penjual roti yang sukses membuat terjadinya hot dog.

Mustofa Romdloni
Direktur Pesta Wirausaha TDA 2015
MR Corporation


Other articles