You Have to Know

Apakah anda mengalami hal-hal seperti berikut ini? Pernah ngalamin bisnis uangnya habis terus? Padahal omsetnya nambah terus? Atau pernah merasa punya laba 30 juta sebulan tapi uangnya gak tau ke mana? Atau jangan-jangan kita yang salah ngitung?

Chris Mittelstaedt adalah founder dan CEO The FruitGuys, industry leader di industri deliveri sayuran dan buah segar ke perkantoran, perumahan dan sekolah. Melalui artikel ini Chris menceritakan tentang hal-hal yang dapat membunuh motivasi karyawan.

Ada yang tak biasa di Pesta Wirausaha tahun 2016 (PW 2016). Bertepatan dengan 1 Dekade berdirinya Komunitas Tangan Di Atas (TDA), tahun ini Pesta Wirausaha dimeriahkan oleh sepuluh sub acara spesial. Satu di antara yang istimewa adalah Community Meet Up, yang dipandu oleh Yuserla, Ketua Wilayah TDA Bekasi.

Disajikan dalam berbagai sesi pada beberapa ruangan, Seminar menjadi salah satu tujuan peserta pada setiap penyelenggaraan Pesta Wirausaha Komunitas TDA. Pada Pesta Wirausaha 2016 (PW 2016) kali ini, disediakan Panggung Inspirasi di Ruang Carani, Kelas Teknis di Ruang Expo/Ruang Mandira, Focus Group Discussion (FGD) di Lobby atas Carani bagi para peserta yang haus akan wawasan dan inspirasi seputar dunia usaha. FGD di PW kali ini mengambil tema bisnis online, karena memang tren bisnis online sedang naik.

Meskipun sebagian besar masyarakat Indonesia masih memilih untuk berbelanja offline, namun tidak sedikit memprediksi bila online akan mendominasi pasar lokal.

Saat ini, banyak sekali sosial media yang dapat dipergunakan oleh UKM, untuk pemasarannya. Namun terkadang, hanya dilakuakn saja , tanpa strategi .

Kali ini, akan dibagi tips yang harus diperhatikan ketika UKM akan melakukan pemasaran melalui media sosial digital marketing.

1. Target

a. Tentukan terlebih dahulu target pemasaran Anda, serta amati target tersebut, biasa menggunakan jenis/tipe sosial media yang seperti apa, kemudian mulai mem-posting manfaat.

b. Tentukan dahulu  tujuan dari komunikasi media sosial yang dilakukan, misalnya apabila tujuannya adalah untuk membangun awareness, maka kita harus memilih media yang memiliki tingkat interaksi yang tinggi di Indonesia, seperti Facebook, Twitter, atau Instagram, dan kemudian diarahkan ke tempat , dimana anda bisa leluasa menawarkan jasa atau produk anda

2. Konten

Buat konten yang menarik dan provokatif, dan menarik agar orang bergerak untuk mengklik, menshare dan lain-lain. Ini diperlukan karena  ini merupakan salah satu cara, untuk menciptakan e-word dari mulut ke mulat , secara organik

3. Promosi

Bagaimana membuat banyak konsumen potensial melihat dan menyebarkan promosi yang kita lakukan melalui media sosial digital?

a. Langkah pertama adalah berdayakan semua teman-teman di media sosial, kemudian meminta agar mereka membantu mengenalkan anda ke wilayah cakupan yang lebih luas di area media sosial tersebut. Bisa melalui komunitas, tempat teman-teman itu berada, maupun sosial media pribadi milik teman-teman tersebut

b. Langkah kedua adalah dengan memasang iklan di media sosial.

4.  Endorse dari tokoh media sosial

Endorse dari tokoh media sosial yang memiliki followers banyak serta relevan dengan produk / jasa kita juga merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan penyebaran dari promosi yang kita lakukan.

Mereka juga dapat diajak untuk berkolaborasi atau menggunakan produk yang kita buat.

Demikian tips singkat, semoga bermanfaat.

Tahun 2016 tak terasa sudah di dekat mata. Walaupun masih sekitar sebulan lagi, tetapi ini merupakan waktu yang singkat untuk merencanakan bisnis bagi yang ingin mulai merintis karir di dunia usaha.

Namun, mungkin Anda masih bingung bisnis apa yang sebaiknya Anda ambil di tahun depan? Pengamat Kewirausahaan Iim Rusyamsi menyebutkan, ada beberapa sektor usaha yang tampaknya memiliki peluang pasar yang besar di tahun depan. Apalagi tahun depan sudah masuk Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Fashion itu masih jadi unggulan, apalagi fashion muslim," ungkapnya kepada Dream, Jumat, 27 November 2015.

Menurut Iim, saat ini Indonesia menjadi kiblat fashion di ASEAN, bahkan Asia, dan mulai merambah ke pasar Afrika.

Pasalnya, produk fashion karya anak bangsa saat ini sangat beragam dengan kualitas yang bisa bersaing.

"Fashion ini bukan hanya baju jadi. tetapi aksesoris, dan sepatu, terutama untuk wanita," jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Iim, ketika pasar semakin terbuka terutama untuk ASEAN, tentunya sektor pariwisata akan turut tumbuh. Begitupun dengan industri turunannya seperti kuliner dan travel.

"Begitu pariwisata meningkat maka yang bakal dicari kulinernya juga," ujar pemilik akun twitter @iimrusyamsi ini.

"Kuliner ini, makanan dan minuman, masuk industri kreatif. Jadi buat yang menarik dengan menggunakan kearifan lokal dan kreativitas pembuatnya. Misal buat kafe kopi yang dibuat semenarik mungkin, kemudian dibundling dengan snack," tambahnya.

Iim mengingatkan pentingnya kreativitas dan membaca peluang di masa depan. Selain itu, jangan terlalu ikut arus. Pasalnya, masih banyak sektor yang belum tergarap dengan baik, padahal permintaan produknya sangat besar.

"Jadi jangan karena orang-orang ngomong industri kreatif jadi ikut-ikutan. Padahal sektor pertanian, peternakan, perikanan ini kan potensinya besar. Masih butuh banyak orang untuk masuk di agraria ini," pungkasnya.

Sumber : dream.co.id