The Butterfly Effect

Percayakah Anda bahwa kejadian di masa akan datang ditentukan oleh serangkain kejadian masa lalu?  Cobalah untuk merenungkan beberapa pertanyaan ini:
1. Bagaimana awalnya Anda bekerja ditempat kerja Anda sekarang?
2. Mungkinkah Anda akan bekerja di tempat Anda sekarang seandainya Anda tidak bertemu dengan seseorang sebelumnya atau Anda tidak mengalami suatu kejadian tertentu?
3. Seandainya Anda bekerja di tempat Anda sekarang karena latar belakang pendidikan Anda, latar belakang apakah yang membuat Anda memilih mengikuti pendidikan di sana? Apakah karena Anda terinspirasi oleh seseorang ataukah mungkin karena Anda mengalami suatu kejadian tertentu?

Seandainya jawaban Anda untuk nomor 2 dan 3 adalah karena Anda bertemu dengan seseorang, kejadian apakah yang menyebabkan Anda bertemu dengan orang tersebut. Seandainya kejadian nomor 2,3 dan 4 di atas tidak pernah Anda alami, apakah Anda akan bekerja di tempat Anda sekarang?

Luar biasa bukan? Seluruh kejadian dalam hidup kita seolah terjadi secara acak atau random namun pada akhirnya bisa membentuk keadaan seperti saat ini. Mungkin suatu ajakan dari teman Anda mengakibatkan Anda bertemu dengan mitra bisnis. Mungkin sebuah sms yang Anda kirim menyebabkan kembali bertemu dengan teman lama dan akhirnya mendorong Anda untuk bermitra dengannya untuk membangun usaha bersama.

Sesungguhnya, seluruh kejadian di alam semesta merupakan rangkaian kejadian random. kira-kira begitulah hasil penelitian yang dilakukan oleh Edward Norton Lorenz pada tahun 1961, yang melakukan simulasi dengan bantuan komputer untuk memprediksi keadan cuaca. Semakin kecil bilangan desimal yang ia masukan maka hasil yang didapatkannya benar – benar berbeda.

Nilai desimal terkecil yang ia masukan ke dalam simulasi tersebut dalam prakteknya setara dengan sebuak kepakan sayap kupu-kupu. Tetapi simulasi tersebut menunjukan bahwa kepakan sayap kupu-kupu sekalipun bisa mengakibatkan atau mencegah terjadinya sebuah badai tornado.

Hasil temuan Lorenz itu disebut The Butterfly Effect atau efek kupu-kupu. Begitu banyak perisitiwa yang terjadi pada seseorang apada dasarnya merupakan fenomena yang bersifat acak namun saling berhubungan antara satu dengan yang lainya.

Satu perisitiwa yang terjadi bisa membuka atau menutup peluang terhadap terjadinya peristiwa lainnya yang lebih besar. Karena kemungkinan yang dialami seseorang juga akan mempengaruhi. Dan dipengaruhi oleh kemungkinan2 yang dialami oleh orang lain maka seluruh manusia di dunia seolah olah berada dalam satu ruangan tanpa batas dengan kombinasi kemungkinan yang tak terhingga jumlahnya.

Dengan kajadian2 random yang terjadi ini apa yang bisa kita pelajari?

1. Temukanlah makna terhadap apa yang yang terjadi.
Frank Slazak sorang guru yang lolos seleksi dari 43 ribu kandidat astronot unt menjadi 100 finalis, tapi akhirnya tidak lolos. Betapa kecewaya saat dia melihat dan menyaksikan peluncuran pesawat NASA tsb, di mana beberapa detik kemudian pesawat itu meledak. Frank menemukan makna yang sesungguhnya dari semua yang dia alami yaitu agar dia lebih menghargai hidupnya. Seringkali kita menemukan kesulitan karena kita salah memaknai apa yang terjadi.

2. Buatlah keputusan dan lakukanlah tindakan yang tepat.
Bila kita sudah bisa lebih baik memaknai hidup kita, maka kita akan lebih mudah membuat pioritas dalam mebuat keputusan dan tidakan. Kita tidak terpatahkan oleh badai yang sepertinya besar karena dibalik itu kita melihat ada cuaca cerah dan pelangi yang indah. Sebaliknya air yang tenang tidak akan membuat kita terlena karena kita tahu badai sesungguhnya akan datang. Seorang CEO perusahaan berkisah dia lebih memilih pulang kerja naik bis daripada naik mobil dengan sopirnya karena menurutnya lebih praktis.Tapi dia juga punya alasan lain, dia menyadari betul bahwa semua fasilitas itu suatu saat tidak akan bisa dinikmati lagi dan pada saat itu terjadi, dia tidak akan mengalami masalah psikologis bila harus bepergian dengan fasilitas umum.

3. Tataplah masa depan.
Betul menurut teori apa yang kita lalui dulu bisa menentukan apa yg akan kita lalui nanti. Tapi tidak berarti hal itu membuat kita berhenti berusaha dan mengeluhkan masa lalu kita yang kelam karena hal itu tidak akan mengubah keadaan. Ingat kita bisa mengubah kesalahan yang telah kita buat di masa lalu. Agar tidak berdampak ke masa depan dengan cara memperbaiki masa kini.

Jadi bila suatu ketika anda telah salah melangkah, berhentilah menatap masa lalu dan palingkanlah mata anda untuk Menatap masa depan. Sebagai manusia memang tidak banyak yang bisa kita lakukan bila kita hanya seorang diri. Yang bisa dilakukan seorang manusia hanyalah sebuah kepakan sayap kupu kupu. Namun demikian sebuah kepakan sayap kupu kupu tetap memberikan peluang terciptanya peristiwa peristiwa penting dalam hidup kita.

Tentukanlah kepakan sayap kupu kupu Anda dan berharaplah terjadi keberuntungan akan menghampiri Anda.

Salam
Budi Cozmeed
Mantan Direktur Peningkatan Kapasitas Anggota TDA (TDA 3.0)
Www.cozmeed.com
Www.cartenzstore.com


Other articles